Jangan suka meremehkan orang, terkadang rejekimu justru datang dari orang-orang yang pernah kamu remehkan.

Minggu, 16 September 2012

Microsoft SQL Server


Microsoft SQL Serve

Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.
Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama Jhonny Oracle yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language).
Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R.
Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran John Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis data.
Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD)[3], namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.

Data Definition Language
DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.

Data Manipulation Language
DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang umum dilakukan adalah:
SELECT untuk menampilkan data
INSERT untuk menambahkan data baru
UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
DELETE untuk menghapus data

Berikut ini adalah beberapa fitur yang menarik untuk diangkat dari sekian banyak fitur yang ada pada SQL Server 2000. Diantaranya adalah:
• XML Support
• Multi-Instance Support
• Data Warehousing/Business Intelligence Improvements
• Performance and Scalability Improvements
• Query Analyzer Improvements
• DTS Improvements
• Transact SQL Enhancements

XML Support
XML saat ini sudah menjadi standar dalam dunia bisnis untuk komunikasi dan juga sharing informasi. SQL Server dalam hal ini sudah mendukung format XML. Dengan ini Anda bisa menyimpan dokumen XML dalam suatu tabel, meng-query data ke dalam format XML melalui Transact-SQL dan lain sebagainya.
Multi-Instance Support
Fitur ini memungkinkan Anda untuk menjalankan beberapa database engine SQL Server pada mesin yang sama. Fitur ini sebelumnya juga sudah ada pada Oracle Database. Fitur ini sangat menarik karena memungkinkan seorang DBA (Database Administrator) untuk mengkombinasikan beberapa lingkungan misalnya untuk development, testing dan produksi dalam satu mesin yang sama. Ini juga menarik bagi penyedia jasa hosting (baik ASP maupun ISP) dimana mereka dapat menghost beberapa aplikasi dalam satu mesin yang sama.
Data Warehousing and Business Intelligence (BI) Improvements
SQL Server dilengkapi dengan fungsi-fungsi untuk keperluan Business Intelligence melalui Analysis Services (sebelumnya bernama OLAP Services pada versi 7.0). Analysis Services menawarkan OLAP (Online Analytical Processing) yang bisa diakses lewat web sehingga bisa diakses juga dari internet. Sebagai tambahannya SQL Server 2000 juga ditambahi dengan tools untuk keperluan data mining.
Performance and Scalability Improvements
Dari sisi performa dan skalabilitas, SQL Server juga sudah memperhitungkannya. Ini dicapai dengan menerapkan distributed partitioned views yang mana memungkinkan untuk membagi workload ke beberapa server sekaligus. Peningkatan lainnya dicapai di sisi DBCC, indexed view dan index reorganization.
Query Analyzer Improvements
Ada banyak peningkatan disini, misalnya hadirnya integrated debugger untuk mendebug stored procedure, object browser untuk melihat semua object dari database secara hirarki dan juga fasilitas object search untuk mencari suatu object dalam database.
DTS Enhancement
Fasilitas ini sekarang sudah mampu untuk memperhatikan primary key dan foreign key constraints. Ini berguna pada saat migrasi tabel dari RDBMS lain.
Transact-SQL Enhancements
Salah satu peningkatan disini adalah T-SQL sudah mendukung UDF (user-definable function). Ini memungkinkan Anda untuk menyimpan rutin-rutin ke dalam database engine.
Apa itu T-SQL? Setiap database server semuanya pasti mendukung SQL dan SQL Server dalam hal ini mengembangkan ekstensinya sendiri yang diberi nama T-SQL atau Transact-SQL. Ini bisa Anda analogikan seperti PL/SQL jika pada Oracle Database. T-SQL merupakan superset dari SQL-92 (standar ISO untuk SQL yang disertifikasi pada tahun 1992). T-SQL menambahkan beberapa sintaks baru yang hanya dikenal di SQL Server. Seperti diketahui bahwa standar SQL mengharuskan transaksi database dengan istilah ACID yaitu Atomic, Consistent, Isolated dan Durable.
Varian dari SQL Server
Versi sederhana dari SQL Server dikenal dengan nama MSDE (Microsoft SQL Server Desktop Engine) dan didistribusikan bersama dengan produk Microsoft yang lainnya seperti Visual Studio, Visual FoxPro, Microsoft Access dan yang lainnya. Batasan dari MSDE ini adalah maksimal database yang bisa dihasilkan adalah 2 GB dan tidak dilengkapi dengan tool untuk mengadministrasi databasenya. Berita baiknya adalah Microsoft sedang menyiapkan versi lanjutan dari MSDE yang akan diberi nama SQL Server Express. SQL Server Express ini akan dilengkapi dengan SQL Server Express Manager untuk mengadministrasi database dengan mudah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar