Microsoft SQL Serve
Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen
basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah
Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang
digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia
bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi
kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat
berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data
Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open
Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman
Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat
basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000
terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses
Internet pada tanggal 25 Januari 2003.
Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari
IBM bernama Jhonny Oracle yang membahas tentang ide pembuatan basis data
relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan
pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa
tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language).
Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan
proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi,
karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi
SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R.
Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama
Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama
perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran John Oracle, maka SQL juga ikut
populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis
data.
Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data
Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi
DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD)[3], namun
secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang
ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat
digunakan pada kebanyakan SMBD.
Data Definition Language
DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta
menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya
tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah
CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk
mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya
digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis
data.
Data Manipulation Language
DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam
suatu tabel. Perintah yang umum dilakukan adalah:
SELECT untuk menampilkan data
INSERT untuk menambahkan data baru
UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
DELETE untuk menghapus data
Berikut ini adalah beberapa fitur yang menarik untuk
diangkat dari sekian banyak fitur yang ada pada SQL Server 2000. Diantaranya
adalah:
• XML Support
• Multi-Instance Support
• Data Warehousing/Business Intelligence Improvements
• Performance and Scalability Improvements
• Query Analyzer Improvements
• DTS Improvements
• Transact SQL Enhancements
XML Support
XML saat ini sudah menjadi standar dalam dunia bisnis
untuk komunikasi dan juga sharing informasi. SQL Server dalam hal ini sudah
mendukung format XML. Dengan ini Anda bisa menyimpan dokumen XML dalam suatu
tabel, meng-query data ke dalam format XML melalui Transact-SQL dan lain
sebagainya.
Multi-Instance Support
Fitur ini memungkinkan Anda untuk menjalankan beberapa
database engine SQL Server pada mesin yang sama. Fitur ini sebelumnya juga
sudah ada pada Oracle Database. Fitur ini sangat menarik karena memungkinkan
seorang DBA (Database Administrator) untuk mengkombinasikan beberapa lingkungan
misalnya untuk development, testing dan produksi dalam satu mesin yang sama.
Ini juga menarik bagi penyedia jasa hosting (baik ASP maupun ISP) dimana mereka
dapat menghost beberapa aplikasi dalam satu mesin yang sama.
Data Warehousing and Business
Intelligence (BI) Improvements
SQL Server dilengkapi dengan fungsi-fungsi untuk
keperluan Business Intelligence melalui Analysis Services (sebelumnya bernama
OLAP Services pada versi 7.0). Analysis Services menawarkan OLAP (Online
Analytical Processing) yang bisa diakses lewat web sehingga bisa diakses juga
dari internet. Sebagai tambahannya SQL Server 2000 juga ditambahi dengan tools
untuk keperluan data mining.
Performance and Scalability
Improvements
Dari sisi performa dan skalabilitas, SQL Server juga
sudah memperhitungkannya. Ini dicapai dengan menerapkan distributed partitioned
views yang mana memungkinkan untuk membagi workload ke beberapa server
sekaligus. Peningkatan lainnya dicapai di sisi DBCC, indexed view dan index
reorganization.
Query Analyzer Improvements
Ada banyak peningkatan disini, misalnya hadirnya
integrated debugger untuk mendebug stored procedure, object browser untuk
melihat semua object dari database secara hirarki dan juga fasilitas object
search untuk mencari suatu object dalam database.
DTS Enhancement
Fasilitas ini sekarang sudah mampu untuk memperhatikan
primary key dan foreign key constraints. Ini berguna pada saat migrasi tabel
dari RDBMS lain.
Transact-SQL Enhancements
Salah satu peningkatan disini adalah T-SQL sudah
mendukung UDF (user-definable function). Ini memungkinkan Anda untuk menyimpan
rutin-rutin ke dalam database engine.
Apa itu T-SQL? Setiap
database server semuanya pasti mendukung SQL dan SQL Server dalam hal ini
mengembangkan ekstensinya sendiri yang diberi nama T-SQL atau Transact-SQL. Ini
bisa Anda analogikan seperti PL/SQL jika pada Oracle Database. T-SQL merupakan
superset dari SQL-92 (standar ISO untuk SQL yang disertifikasi pada tahun
1992). T-SQL menambahkan beberapa sintaks baru yang hanya dikenal di SQL
Server. Seperti diketahui bahwa standar SQL mengharuskan transaksi database
dengan istilah ACID yaitu Atomic, Consistent, Isolated dan Durable.
Varian dari SQL Server
Versi sederhana dari SQL Server dikenal dengan nama
MSDE (Microsoft SQL Server Desktop Engine) dan didistribusikan bersama dengan
produk Microsoft yang lainnya seperti Visual Studio, Visual FoxPro, Microsoft
Access dan yang lainnya. Batasan dari MSDE ini adalah maksimal database yang
bisa dihasilkan adalah 2 GB dan tidak dilengkapi dengan tool untuk
mengadministrasi databasenya. Berita baiknya adalah Microsoft sedang menyiapkan
versi lanjutan dari MSDE yang akan diberi nama SQL Server Express. SQL Server
Express ini akan dilengkapi dengan SQL Server Express Manager untuk
mengadministrasi database dengan mudah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar